PRESS NEWS: BISNIS INDONESIA Friday, 05/10/2007
ayip October 8th, 2007
‘Sira niki…’ Ingin bangkitkan tekstil tradisional
Even Bali Fashion Week (BFW) tidak terlepas dari peran aktif sosok Mardiana Ika.
Tidak heran jika saat ditanya tentang BFW yang akan digelar menjadi ajang peragaan busana 22 - 25 November, wajahnya spontan cerah dan sumringah.
Wanita kelahiran 22 Januari yang tidak pernah mau menyebut tahunnya itu, mengatakan telah menyiapkan BFW ketujuh ini dengan matang, dengan dukungan dari banyak pihak.
Ika tidak berlebihan, karena berdasarkan pengalaman sebelumnya, BFW mampu menarik buyers, perancang, dan media internasional hanya melalui jaringan pertemanan yang dimilikinya, khususnya mengandalkan hubungan baiknya dengan kalangan fashion global.
“Saya lihat eksportir dan garmen sudah mulai tumbuh kembali, acara ini untuk menimba ilmu dari pelaku fashion dunia,” kata pemilik label Butoni & Linea Sanrem serta Iccha & Ikabene itu kepada Bisnis.
Ide awal menggagas BFW, lanjut dia, adalah keinginan untuk menciptakan suatu even yang menampilkan citra, bisnis, dan peluang, khususnya untuk perdagangan ekspor dan pariwisata.
Kedua kegiatan itu diharapkan mengangkat kekayaan ragam budaya tekstil tradisional di Indonesia seperti, batik, songket, ikat, sarong dan lainnya.
Melalui ajang ini dia ingin memperluas pangsa pasar industri fashion Indonesia, tidak hanya ke Eropa Barat atau Amerika Serikat, tapi juga membuka jalur ekspor ke Eropa Timur, Timur Tengah dan Amerika Selatan. Selain itu dia juga terobsesi meningkatkan daya saing terhadap negara lain seperti China, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Malaysia. (BISNIS/k2)
